Stand Pameran dan Kafe Neumann di Sidang Sinode GBKP ke 34

Stand pameran Sidang Sinode XXXIV tahun 2010, merupakan suatu gagasan Moderamen untuk menjadi sebuah media agar melalui stand pameran ini dapat ilihat perkembangan GBKP dalam kurun waktu 120 tahun. Untuk itu, klasis, kategorial dan unit-unit ikut ambil bagian untuk dapat memperlihatkan gambaran, kondisi wilayah pelayanan serta hasil kinerja unit masing-masing.

Selama Sidang Sinode berlangsung, berbagai ide pameran yang ditampilkan di stand, mulai dari keistimewaan dan hasil pertanian daerah masing-masing. Stand pameran Klasis Dairi menunjukkan keistimewaan kopi Sidikalang dengan menu acara "minum gratis secangkir kopi".

 

Kemudian klasis Sibolangit menyediakan air nira manis Sibolangit, gula tualah dan berbagai hasil pertanian alam Sibolangit. Sedangkan klasis Tiga Binanga yang terkenal dengan sebutan daerah Singalor Lau penghasil jagung, memamerkan berbagai kerajinan "home industri" seperti "kudin taneh".

 

Klasis lain juga tak ketinggalan seperti klasis Lau Baleng, juga menyajikan kelapa muda "Mumbang Lau Baleng", "Ketupat Lau Baleng" dan "Belo Butar". Sedang klasis Kabanjahe Tiga Panah, memamerkan berbagai buah dan sayuran, serta berbagai kain tenun tradisional Karo. Klasis Berastagi menyajikan berbagai koleksi bunga serta buah termasuk klasis lainnya dengan berbagai motif berbeda.

 

Yang unik bahkan harus antri masuk di stand KWK (Kursus Wanita Kristen) MORIA, menyediakan tenaga terampil cuci rambut (creambath), dan cuci muka (facial). Creambath dan facial terbuka untuk pria dan wanita. Pengunjung yang harus antri membuat tenaga KWK kelelahan.

Ingin mendapat sepeda motor Yamaha, hanya dengan mengisi formulir, langsung bisa bawa pulang, khususnya brosur. Ini bisa didapatkan di stand pameran sepeda motor Yamaha.

 

Lain halnya dengan kafe Neumann. Kafe ini buka 24 jam dan ada live musik. Ragam menu makanan disiapkan khusus untuk kegiatan sidang sinode. Tak tanggung-tanggung, pengusaha kafe Neumann dengan sengaja mendatangkan penyanyi pop Karo seperti Anta Prima Ginting, Susi br Surbakti dan iringan musik Fakta Ginting. Tak kalah menarik, kesempatan ini dimanfaatkan oleh peserta Sidang Sinode untuk ikut olah vocal. Secara bergilir Pendeta, Pertua dan Diaken turut ambil nomor naik ke atas panggung di luar jam kegitan sidang.

 

Last Updated ( Wednesday, 02 June 2010 09:43 )  



Countries

100%Indonesia Indonesia

Visitors

Total: 3