Pengurus Biro Theologia GBKP periode 2010 - 2015 adalah sebagai berikut :
| Ketua | : | Pdt. S. N. Bukit |
| Anggota | : | Pdt. Jadiaman Perangin-angin,DTh Pdt. Albert Purba, STh Pdt. Bertha Lyna Br Tarigan, M.Th Pdt. Jhon Mertadianta Sinulingga, STh Areiesta Sinulingga Nomi Br Sinulingga |
Theologia Gereja tidak pernah hidup tanpa teologia. Teologia adalah warna gereja. Dengan berteologia, gereja (umat Kristiani) mencoba dan berusaha untuk mencari dan hidup dalam kehendak Allah. Fakta menunjukkan bahwa kehidupan berlangsung dalam perubahan dan secara bertanggungjawab gereja harus selalu memenuhi panggilan Tuhan untuk menjawab : Apa kehendak Tuhan dalam situasi yang berubah? Disini gereja harus hidup dalam konteks hidupnya (kontekstual): memberitakan, menjelaskan, mengajari warganya (dan seluruh umat manusia) secara relevan untuk masa kininya.
Dalam berteologia, selain Alkitab, Gereja juga tidak dapat tidak harus mempertimbangkan latar belakang sejarah (calvinis), kultur/suku, oikumene, modernisasi/kemajuan zaman, isu-isu global, regional, nasional dan local sesuai tri tugas gereja : marturia, koinonia dan diakonia. GBKP perlu dan harus membuat rumusan yang lebih relevan, agar tidak terjadi “overlap” (tumpang tindih) antara ketiganya, tanpa melupakan doktrin/dogma pokok Gereja, namun tidak terjebak dalam konservasi dan fundamentalisme. Hasil penelitian jemaat yang sudah dilakukan memberikan gambaran yang menunjukkan adanya hal-hal yang harus diluruskan dan dibenahi. Untuk itu dalam setiap program pendalaman teologia khotbah, PJJ, PA-PA dan Pekan-Pekan baiknya termuat tentang ber-Tuhan (kualitas hubungan dengan Tuhan), tentang ber-Gereja (Sense of Belonging) tentang ber-Masyarakat (berbangsa, bernegara) tentang isu-isu global (HIV/AIDS, Narkoba), Isu Nasional (KKN, judi) dan local (kepercayaan lama) sebagai tantangan dan peluang.
Dengan pelayanan teologia semacam ini, GBKP diharapkan dapat menciptakan landasan moral bagi warganya, sehingga kualitas manusia dan imannya dapat dibentuk, suatu hal yang sangat penting agar tidak larut dalam krisis iman tetapi menjadi warga gereja dengan spiritualitas yang memadai. Dalam hal ini GBKP wajar memenuhi panggilannya yang dinampakkan dalam memposisikan dirinya sebagai subjek berteologia, namun bukan subjek teologia. Dengan berteologia akan kelihatan jati diri GBKP.
|
Ketua
|
:
|
Pt.Dr.B.D.Sinulingga,M.Si
|
|
Anggota
|
:
|
1. Pdt. Setia Ulina Tarigan, Ph.D
|
|
|
|
2. Pt. Drs. Robinson Sembiring
|
|
|
|
3. Ita Apulina br Tarigan, ST
|
|
|
|
4. Gemar Tarigan, ST
|
Litbang
Keberadaan litbang dimaksudkan untuk melayani kebutuhan gereja, khususnya ketika institusi atau lembaga harus mengambil sebuah keputusan dan menyusun rencana kerja atau program. Karena litbang harus secara sungguh-sungguh visi dan misi GBKP lima tahun kedepan sesuai dengan hasil keputusan Sidang Sinode GBKP. Fungsi litbang adalah menyediakan data dan informasi yang terolah yang diperlukan dalam menunjang perkembangan dan pelaksanaan kebijakan-kebijakan GBKP. Dalam litbang ini hal yang terjadi selama ini baru sebatas kesadaran institusi saja belum kesadaran secara operasional. Secara khusus litbang harus terlibat dalam upaya pencarian teologia kontekstual GBKP. Jadi dengan demikian, litbang tidak hanya menjadi pusat data, tetapi menghasilkan informasi yang terolah terhadap pokok atau focus tertentu yang telah dipilih untuk dipantau selama jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan, yang berkaitan serta mendukung strategi pengembangan GBKP. Untuk pencapaian maksud tersebut di atas maka program pokok yang harus dilaksanakan khususnya ditingkat sinodal adalah :
- Meneruskan upaya pencarian Teologia Kontekstual GBKP
- Menerbitkan tulisan tentang Teologia GBKP dan hasil-hasil penelitian di lingkungan pelayanan GBKP (Misalnya Jurnal Teologia Beras Piher GBKP).
- Melaksanakan kegiatan penelitian yang menyangkut aspek kehidupan jemaat dan dampak perubahan nilai yang terjadi dilingkungan eksternal dalam bidang politik, hokum, budaya, social dan agama.
- Membuat "bank data" GBKP dan statistic yang meliputi informasi dasar seluruh aspek di GBKP (misalnya jumlah anggota GBKP, jumlah PKPW dan keluarganya dan sebagainya).
- Menjalin jaringan kerja dengan lembaga litbang gereja dan lembaga penelitian nasional dan internasional.








